
Ayowin.com - Komisi Disiplin PSSI menjatuhi sanksi larangan bermain plus denda Rp 50 juta kepada Supardi. Ia dinilai bersalah menanduk wasit Dwi Purba Adi Wicaksana yang memimpin laga Persib vs Mitra Kukar pada pekan lalu.
Gomez menyebut sanksi itu tidak masuk akal dan janggal. Menurutnya, saat itu Supardi hanya mencoba berdiskusi dengan wasit mengenai pelanggaran yang dianggap tak tepat. Bandar judi bola terpercaya bonus deposit 50%
"Buat saya ini memalukan karena Supardi melakukan diskusi ke wasit, itu normal. Kami sudah melihat videonya dan dia mendapat kartu kuning," kata Gomez saat ditemui di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.
Menurut Gomez, sanksi larangan bermain sebanyak empat laga cuma karena ingin berdiskusi dengan wasit merupakan hal janggal. Apalagi ia menegaskan banyak pelanggaran-pelanggaran lebih keras tanpa hukuman di Liga 1.
"Sosok Supardi memang penting, tapi yang lebih penting adalah masalah ini. Mungkin satu pertandingan tidak masalah, tapi ini empat pertandingan, padahal dia hanya ingin berdiskusi dengan wasit," ucap Gomez. Agen judi bola terpercaya
"Saya melihat sangat banyak pelanggaran, pelanggaran keras dari depan dan belakang tapi tidak ada kartu kuning. Ini sangat tidak normal," ujarnya.
"Saya akan copy semua video tentang pelanggaran lawan, yang tidak berbuntut sanksi dan kartu dan saya akan kirim ini ke FIFA. Bukan ke federasi (PSSI) tapi ke FIFA," ujarnya.
Gomez juga berencana menyebarkan cuplikan video itu ke sejumlah wartawan di Italia dan Argentina. "Supaya semua tahu apa yang terjadi di Indonesia." Agen judi bola terpercaya